Menu

DIMENSIA ALZHEIMER MENYERANG KAUM MUDA

Pada penderita penyakit ini, terjadi penumpukan protein dalam otak yang dapat menurunkan fungsi otak atau terbentuknya plak pada otak. Dimensia alzheimer merupakan sebuah penyakit yang dapat berkembang dari satu waktu ke waktu lain dengan perkembangan dalam otak.

Belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab rusaknya otak atau penyakit dimensia alzheimer ini, tapi ada beberapa gejala awal yang harus diwaspadai, diantaranya:

1. Hilangnya ingatan singkat
Hilangnya ingatan di sini berbeda dengan hilang ingatan pada orang-orang lanjut usia. Dalam konteks dekat, penderita akan lupa pada nama, keluarga, rumah, bahkan hal yang baru saja dilakukan.

2. Tidak bisa mengambil keputusan
Jarangkan ngambil keputusan untuk hal-hal yang bersangkut paut terhadap orang lain, untuk mengambil keputusan yang menyangkut diri sendiri saja kadang bingung. Misalnya, untuk memilih pakaian yang akan digunakan, si penderita bingung dan tidak dapat memantaskannya.

3. Perubahan suasana hati
Suasana hati sering kali berubah dengan waktu yang tidak menentu. Perubahan suasana hati ini, tidak hanya kepada orang yang dikenalnya, tapi bisa terjadi kepada orang yang tidak dikenal. Perubahan yang sering kali dialami, seperti cemas, marah, sedih bahkan menangis tanpa sebab.

4. Kesulitan mengenali angka dan uang
Penderita demensia alzheimer akan merasakan titik sulit ketika harus berhadapan dengan angka. Pada umumnya, mereka akan bingung untuk mengenali angka dan uang. Misalnya, ketika saat belanja ia harus mengeluarkan uang untuk membayar sebagaimana mestinya. Tapi ia tidak ingin mengeluarkan uangnya. Atau, bisa saja ia menggunakan uang hal-hal yang tidak terduga.

5. Sulit dengan kegiatan kebiasaan
Sebagaimana semestinya, aktifitas yang dijalani sehari-hari tidak akan pernah lupa dari ingatan seseorang. Namun, dalam hal ini justru berbeda dengan si penderita. Mereka akan lupa apa saja aktivitas yang seharusnya dilakukan sehari-hari.

6. Lupa meletakan barang
Tanda umum yang nampak jelas ialah, lupa terhadap barang-barang yang diletakannya. Sering kali, mereka akan mencurigai orang lain yang telah mengambil barangnya.

7. Sulit konsentrasi
Biasa menyelesaikan pekejaan dengan tepat waktu, tapi ketika sudah menderita penyakit ini, biasanya si penderita akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaannya. Karena membutuhkan konsentrasi yang lebih banyak, dan terkadang penderita tidak sanggup hingga akhirnya stres berat.

8. Sulit berkomunikasi
Ketika ingin berkomunikasi, si penderita kesulitan untuk mengucap atau lupa atau salah dalam menyebutkan kata benda. Faktor inilah yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman terhadap keluarga.

9. Tiba-tiba tidak kenal waktu dan tempat
Ketika berjalan disuatu tempat, si penderita akan lupa ingatan mengenai waktu dan tempat. Seolah-olah tempat itu menjadi asing karena belum pernah dikunjungi. Faktor lupa ingatan mengenai tempat inilah yang menjadi penderita sering tersesat saat dijalan pulang ke rumah.

10. Senang berjalan
Penderita sering bejalan tanpa arah dan tujuan. Sering kali mereka merasa ingin berpergian yang jauh dan sendiri hingga akhirnya mereka tersesat dan tertekan tidak tahu jalan pulang. Atau, bisa saja mereka berjalan di dalam rumah.

11. Gangguan pengelihatan
Selain ditandai kebingungan, mereka akan sering menghadap gangguan pengelihatan. Terkadang, tidak bisa melihat suatu tempat atau jarak. Bahkan ketika bercermin, merasa seperti bukan dirinya.

12. Melakukan kegiatan berulang-ulang
Si penderita akan sering melakukan kegiatan secara berulang, misalnya menutup atau membuka pintu. Hal ini dirasa perlu bagi mereka agar terus bergerak dan terlihat sibuk.

13. Mengulang kata-kata
Penderita Alzheimer juga sering ingin mengulang kata-kata secara terus menerus. Biasanya mereka akan bertanya hal tertentu dan setelah dijawab, maka tetep mereka akan bertanya tentang hal yang sama. Sebenarnya hal ini terjadi karena mereka merasa cemas, bosan, linglung dan merasa nyaman dengan tingkah laku ini.

14. Kehilangan minat
Mereka akan mulai bersikap tidak peduli dan kemudian akan menarik diri dari lingkungan sosial. Hal ini terjadi karena mereka merasa cemas, bingung, depresi dan sedih.

15. Menarik dari lingkungan sosial
Si penderita akan menarik diri dari lingkungan sosial karena ingin selalu merasa sendiri di setiap lingkungan.

16. Kehilangan fungsi motorik
Gejala alzheimer di usia muda salah satunya adalah gangguan fungsi motorik. Alzheimer juga bisa menyebabkan penderita tidak bisa bekerja dengan kegiatan ringan seperti mengancingkan baju, mengikat tali sepatu atau menggunakan berbagai perlengkapan. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan fungsi motorik dengan ditandai gemetar, mati rasa,dan tidak bisa meraba. Pada tahap ini pengawasan orang disekitarnya memang sangat diperlukan.

17. Melupakan tindakan kebersihan
Karena gejala umumnya mereka suka lupa, tidak menuntut kemungkinan mereka juga akan lupa pada kebersihan pada dirinya sendiri. Seperti misalnya, mandi, gosok gigi, dll.

18. Lupa makan dan minum
Mereka akan terlihat lebih kurus dari waktu ke waktu karena tidak memiliki dorongan nafsu untuk makan. Bahkan mereka juga lupa akan makanan kesukaannya.

19. Delusi
Mereka sering curiga terhadap orang lain yang mengambil barang pribadi miliknya. Hal inilah yang terjadi delusi yang menyebabkan orang-orang yang tinggal dengan penderita dimensia alzheimer menjadi tidak nyaman.

20. Paranoid
Penderita Alzheimer juga akan merasa paranoid atau ketakutan berlebihan. Kondisi ini disebabkan karena mereka merasa ada tindakan jahat dari orang sekitar. Mereka akan merasa paranoid dari berbagai sudut seperti penglihatan, pikiran, penciuman, dan prasangka. Bahkan mereka juga takut dengan orang keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *